Selasa, 01 Maret 2011

Tentu saja untuk menjawab hal tsb., kita harus mendefinisikan atau memberi batasan pengertian dulu dari kedua kata tersebut. Jika zodiak diartikan sebagai nama-nama bintang yang 12 buah, yang mana nama tersebut didasarkan pada hari, tanggal dan bulan kelahiran seseorang.
Tentu saja nama-nama Ramalan Zodiak Bintang yang kita kenal tsb. hanyalah sebuah istilah yang diciptakan manusia berdasarkan pemahaman mereka terhadap alam dunia ini.
Primbon atau perhitungan Jawa yang banyak dipakai orang untuk memulai sesuatu pekerjaan, memberi nama anak atau bayi, menghitung nasib, karakter, peruntungan, jenis pekerjaan, jodoh, cinta, berdasarkan perhitungan tersebut tentu saja hal itu hanya sebuah peradaban yang tidak bisa dijadikan pegangan.
Ramalan Bintang sudah ada sejak dahulu kala, ketika itu manusia memperhatikan perjalanan serta keadaan bintang - bintang dilangit beserta planetnya.

Mereka percaya, bahwa ada suatu sebab akibat antara susunan planet dilangit dengan nasib serta perjalanan hidup seorang manusia. Jadi yang namanya Ramalan Bintang tersebut merupakan sebuah peradaban atau kebudayaan manusia semata.

Mengenai Ramalan Zodiak kita bisa lihat Ramalan Bintang menurut Dr. Yusuf Qardhawi, cendekiawan muslim asal Qatar, ramalan bintang adalah ilmu rekaan yang menghubung-hubungkan pergerakan bintang dalam sistem tata surya dengan sesuatu yang akan terjadi kemudian di kehidupan manusia. Menurut Islam, bintang-bintang itu adalah sebagian dari makhluk Allah SWT yang tunduk akan sunnah-Nya.
Jadi orang yang mempercayai ramalan bintang sebagai sesuatu yang benar, maka ia termasuk orang yang kufur.

Dalam sebuah hadis Nabi dijelaskan, “Barang siapa mendatangi ahli nujum, kemudian ia mempercayai terhadap apa-apa yang diucapkan, maka ia telah kafir terhadap apa yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW.” (HR Al Bazzar)

Persoalan nasib, jodoh, rezeki, mati, dan hari baik itu hanyalah Allah SWT. Manusia diberikan kesempatan oleh Allah untuk merencanakan dan berusaha semaksimal mungkin. Artinya, kita bisa merancang masa depan nasib, jodoh, rezeki, kecuali mati dengan kemampuan yang baik pula. Kalau sudah berusaha dengan maksimal, baru tawakal kepada Allah agar tidak menjadi hamba yang sombong.

Mempercayai ramalan adalah haram:

Barangsiapa yang mendatangi seorang peramal lalu mempercayai apa yang diramalkan, maka ia telah kufur terhadap wahyu yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.” (HR. Tirmidzi No. 135, Abu Dawud No. 3904, Ibnu Majah No. 639 dan Ahmad No. 9252)

Barangsiapa yang mendatangi seorang peramal lalu menanyakan kepada tentang satu ramalan, maka tidak akan diterima shalatnya selama empat puluh malam.” (HR. Muslim 2230)

Jangankan mengetahui masa depan, mengetahui hal-hal yang telah terjadi pun banyak peramal yang tidak mampu. Sebagai contoh ada seorang peramal yang ikut kuis TV. Di kuis tersebut ditanyakan berbagai soal pengetahuan umum yang sebenarnya merupakan fakta yang sudah terjadi/sejarah. Toh peramal tersebut tidak mampu menjawabnya. Dia kalah. Bagaimana dia mampu mengetahui hal yang belum terjadi jika hal yang sudah terjadi saja tak tahu?

Hanya Allah yang tahu akan hal yang ghaib atau belum pernah terjadi, sebagimana firman Allah dalam QS. Al Jin: 26-27

26. (dia adalah Tuhan) yang mengetahui yang ghaib, Maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang ghaib itu.
27. Kecuali kepada Rasul yang diridhai-Nya, Maka Sesungguhnya Dia Mengadakan penjaga-penjaga (malaikat) di muka dan di belakangnya.

Dengan dasar ayat di atas jelaslah barangsiapa mengaku mengetahui perkara atau ilmu ghaib selain orang yang dikecualikan sebagaimana ayat di atas, maka ia telah kafir. Baik mengetahuinya dengan perantaraan membaca garis-garis tangan, di dalam gelas, perdukunan, sihir dan ilmu perbintangan atau selain itu. Yang terakhir ini yang biasa dilakukan oleh paranormal.

59. Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudz)" [Al An’aam:59]

Para peramal biasanya tidak mau menyebut nama, tempat, atau tanggal secara pasti. Sebab jika disebut dan meleset maka pamornya akan turun. Paling menyebut hal yang umum yang memang sudah biasa terjadi misalnya tahun 2008 akan ada gempa, banjir, dsb. Berdasarkan pengalaman di tahun-tahun lalu, di Indonesia memang hal tersebut terjadi setiap tahun. Jadi jika memang benar terjadi gempa/banjir itu memang sudah tidak aneh lagi atau sudah merupakan sunnatullah.

Yang jelas sebagaimana disebutkan oleh hadits di atas, mempercayai ramalan menyebabkan seseorang jadi kufur dan tidak diterima shalatnya oleh Allah SWT.
Allah juga menyebut bahwa orang yang percaya pada ramalan berarti dia telah syirik:

“Barangsiapa membatalkan maksud keperluannya karena ramalan mujur-sial maka dia telah syirik kepada Allah. Para sahabat bertanya, “Apakah penebusannya, ya Rasulullah?” Beliau menjawab, “Ucapkanlah: “Ya Allah, tiada kebaikan kecuali kebaikanMu, dan tiada kesialan kecuali yang Engkau timpakan dan tidak ada Tuhan kecuali Engkau.” (HR. Ahmad)

“Ramalan mujur-sial adalah syirik. (Beliau mengulanginya tiga kali) dan tiap orang pasti terlintas dalam hatinya perasaan demikian, tetapi Allah menghilangkan perasaan itu dengan bertawakal”. (HR. Bukhari dan Muslim)

Menurut Islam, semua hari adalah baik. Dulu pada jaman Jahiliyah, masyarakat Arab mempercayai bahwa menikah di bulan syawwal atau bulan-bulan haram seperti muharram akan mendatangkan malapetaka. Rasulullah s.a.w. kemudian mengikis kayakinan tersebut, beliau menikahi Aisyah r.a. pada bulan syawwal. Beliau juga menikahkan puterinya Fatimah pada bulan shafar dan sebagian riwayat mengatakan awal bulan Muharram.
Posted by Uswah On 9:31 PM 28 comments

28 komentar:

  1. berarti semua hari itu baik
    alhamdulillah aku paham.....

    BalasHapus
  2. alhamdulillah aq dpt ilmu baru

    BalasHapus
  3. apakah ada menurut islam, bila mencari jodoh di lihat dari hari lahirnya???

    BalasHapus
  4. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  5. apakah seorang pezina, bisa di ampuni dosanya hanya dengan bertaubat saja?

    BalasHapus
  6. ya... asal taubatan nasuha

    BalasHapus
  7. apkah mnrut islam bnar? jkalau kcocokn hri lhir dpt mmbuat bhagia pasangan mskpun ituadlh kyai skalipun???

    BalasHapus
  8. bahagia atau tidaknya pasangan tidak ditentukan oleh kecocokan hari lahir.. baca artikel kami yang berjudul pemilihan jodoh menurut islam.. adapun kyai hanyalah sebagai fasilitator saja, artinya sebagai penasihat.. sering2 solat hajat utk meminta jodoh yang terbaik..

    BalasHapus
  9. aku pernah membaca sebuah kitab yang isinya mengenai jamak solat, ada ulama' yang memperbolehkan menjamak solat tanpa sebab, asalkan tidak menjadi kebiasaan, yg saya tanyakan apakah saya boleh mengikuti pendapat tersebut???

    BalasHapus
  10. zain arif: ya, dlm fathul qorib dijelaskan boleh menjamak solat tanpa udzur, namun tidak bisa kita telan mentah2 pendapat ini, memang ada hadis yg menjelaskan sperti itu dan hadisnya sohih, ketika dikaitkan dengan alquran, maka menjamak sholat ini diperbolehkan asalkan ketika ada udzur, jika tanpa udzur maka solatlah tepat pada waktunya, sbgaimana yg difirmankan Allah "innassolata kanat 'alal mu'minina kitaaban mauquuta", sesungguhnya solat adalah fardu yg ditentukan waktunya bagi org2 yg beriman. utk penjelasan hadia yg mana rosul pernah melaksanakan solat jamak tanpa udzur, asysyaukani dlm nailul author mnjelaskan bhw sebagian ulama menafsirkan kalo jamak yg dimaksud dlm hadis tsbt adalah jamak shuri, yaitu mengakhirkan shalat pertama kepada akhir waktunya dan menyegerakan shalat kedua pada awal waktunya kemudian dia melakukan shalat keduanya secara jamak, yang satu diakhir waktunya dan yang satu lagi diawal waktunya.. menurut saya, lbh baik segerakan melaksanakan solat tepat pd waktunya sbgmana firman Allah atau silahkan anda bertaqlid pd ulama' yg telah spakat dgn penafsiran ini.. wallahu a'lam bissowab

    BalasHapus
  11. apkah primbom menurut islam, ada yg di perbolehkan?

    BalasHapus
  12. Menjamak sholat karena takut acaranya ketinggalan, padahal kita melewati Masjid2, dan sholat tsb di qodo ketika pulang rumah, gemana pk/bu Ustatz? Trmksh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. syarat menjamak solat adalah jika jarak perjalanan 90km, pendapat lain menyatakan 50km, dan melaksanakannya bukan ketika sampai di rumah, tapi ketika waktu pulang sebelum perjalanan sampai ke rumah.. wallahu a'lam bissowab

      Hapus
  13. Iya nih masak gua kgak dpet resstu mertua gara2 ramalan2 g jelas gtu....

    BalasHapus
  14. Ass. Bu/pak ustad..
    Bagaimana caranya supaya orang tua qu yakin n percaya klo ramala
    Perjodohan tu gga baik dlm ajaran islam.masalah nya orang tua qu percaya bgt yg namanya ramalan jawa...
    terimakasih sblumnya pak/bu ustad.
    Wassalam

    BalasHapus
    Balasan
    1. dengan perkataan yang lembut dan banyak berdoa agar dijodohkan dengan yang terbaik menurut Allah

      Hapus
  15. Apakah tobat diterima? Padahal saya gak tau lho kalo itu haram dalam islam.:-"

    BalasHapus
  16. Bagus pos-posnya
    sholehpunya@gmail.com

    BalasHapus
  17. Apakah jenis usaha itu di tentukan oleh unsur elment manusia itu benar..
    Dan apakah jenis usaha yg d anjurkan oleh islam..?

    BalasHapus
  18. Orang tua saya menyuruh mencari (jodoh) yang sesuai tgl lahir/ hari lahir.. Apakah kita harus prcya mengikutin kedua orgtua saya? Bales

    BalasHapus
  19. Apakah ramalan nasip dan kematian itu tidak benar

    BalasHapus
  20. bagaimana pandangan islam terhadap watak berdasarkan zodiak atau bentuk fisik.

    Karena kebanyakan hal-hal seperti itu memang betul.contohnya taurus itu adalah orang yang selalu ingin menang sendiri,dan ternyata itu betul.

    Jadi saya mohon penjelasannya...

    BalasHapus

Silahkan Ajukan Pertanyaan atau Tanggapan Anda, Insya Allah Segera Kami Balas

  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

Arsip Blog