Sabtu, 28 Juli 2012

Mandi wajib atau janabah, atau junub adalah mandi yang dilakukan ketika kita mengalami mimpi basah atau habis bersenggama. Nah, pada saat seperti inilah kita diwajibkan untuk mandi wajib/janabah/mandi besar. Namun tidak seperti mandi biasa,mandi besar ini harus diperhatikan niyat dan tata caranya, berikut niyat mandi wajib atau mandi besar dan tata caranya:

Niyat mandi besar atau mandi jinabat itu seperti niyat niyat dalam ibadah yang lain, yaitu di dalam hati, adapun kalimat niyatnya adalah:
1. NAWAITUL GHUSLA LIRAF'IL HADATSIL AKBAR MINAL JANABATI FARDLON LILLAHI TA'ALA

2. NAWAITUL GHUSLA LIRAF'IL HADATSIL AKBAR MINAL HAIDI FARDLON LILLAHI TA'ALA

3. NAWAITU GHUSLA LIRAF'IL HADATSIL AKBAR MINAN NIFASI FARDLON LILLAHI TA'ALA

Jika mandi besar disebabkan junub (Mimpi basah, keluar mani, senggama) maka niyat mandi besarnya adalah:

“Aku niat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari jinabah, fardlu karena Allah Ta’ala”

Jika mandi besarnya disebabkan karena haidl maka niyat mandi besarnya adalah:

“Aku niat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari haidl, fardlu karena Allah Ta’ala”

Jika mandi besarnya sebab nifas, maka niyat mandi besarnya adalah:

“Aku niat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari nifas, fardlu karena Allah Ta’ala”

Adapun tata caranya sebagai berikut:

1. Mandi junub/besar harus diniatkan ikhlas semata karena Allah Ta’ala dalam rangka menta’atiNya dan beribadah kepadaNya semata.

2. Dalam mandi junub/jinabat/besar, harus dipastikan bahwa air telah mengenai seluruh tubuh sampaipun kulit yang ada di balik rambut yang tumbuh di manapun di seluruh tubuh kita. Karena itu siraman air itu harus pula dibantu dingan jari jemari tangan yang mengantarkan air itu ke bagian tubuh yang paling tersembunyi sekalipun.

3. Mandi junub/jinabat/besar dimulai dengan membasuh kedua telapak tangan sampai pergelangan tangan, masing-masing tiga kali dan cara membasuhnya dengan mengguyur kedua telapak tangan itu dengan air yang diambil dengan gayung. Dan bukannya dengan mencelupkan kedua telapak tangan itu ke bak air.

4. Setelah itu mengambil air dengan telapak tangan untuk mencuci kemaluan dengan telapak tangan kiri sehingga bersih.

5. Kemudian telapak tangan kiri itu digosokkan ke lantai atau ke tembok sebanyak tiga kali. Dan setelah itu dicuci dengan air.

6. Setelah itu berwudlu ‘sebagaimana cara berwudlu’ untuk shalat.

7. Kemudian mengguyurkan air di mulai dari pundak kanan terus ke kepala dan seluruh tubuh dan menyilang-nyilangkan air dengan jari tangan ke sela-sela rambut kepala dan rambut jenggot dan kumis serta rambut mana saja di tubuh kita sehingga air itu rata mengenai seluruh tubuh.

8. Kemudian bila diyakini bahwa air telah mengenai seluruh tubuh, maka mandi itu diakhiri dengan membasuh kedua telapak kaki sampai mata kaki.

9. Disunnahkan untuk tidak mengeringkan badan dengan kain handuk atau kain apa saja untuk mengeringkan badan itu.

10. Disunnahkan untuk melaksanakan mandi besar/junub/jinabat itu dengan tertib seperti yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa aalihi wasallam.

“Dari Ali bin Abi Thalib, bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa aalihi wasallam telah bersabda:

Barangsiapa yang meningggalkan bagian tubuh yang harus dialiri air dalam mandi janabat walaupun satu rambut untuk tidak dibasuh dengan air mandi itu, maka akan diperlakukan kepadanya demikian dan demikian dari api neraka “. HR. Abu Dawud
Posted by Uswah On 10:25 AM 57 comments

57 komentar:

  1. terus ngeringiinnya pake apa?

    BalasHapus
  2. mengeringkan hanya perbuatan makruh.. bukan berarti tdk boleh dikeringkan dgn handuk..

    BalasHapus
  3. intinya dibiarkan begitu saja sampai kering atau gimana ?

    BalasHapus
  4. muslim: terima kasih telah berkunjung

    adrian: ya, dibiarkan kering sendiri..

    BalasHapus
  5. Kok ngeringinnya pke apa y anduk donk

    BalasHapus
  6. jika mimpi basa terus tidak mandi besar atau lupa bagaimana

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya kalu melakukan apa apa tidak ada berkahnya.

      Hapus
  7. ketika lupa maka dima'fu, tapi ketika ingat maka segera mandi besar

    BalasHapus
  8. mbak saya mau tanyan,.
    puasa di awali hari jum'at pengaruhnya apa ya,...?

    BalasHapus
    Balasan
    1. rofiq@ kalau puasa di hari jum'at hukumnya makruh kecuali puasa nazar

      Hapus
  9. Klu mandi junub' gk punya bak mandi gimana...'''?solnya kamar mandinya 'cma saluran airnya pake sower'...kta gk ada bak mandinya...'''

    BalasHapus
  10. Syukron Jazakkalah atas ilmunya. semoga Allah senanntiasa memberikan hidayah-Nya kepda kita untuk tetap smngat menggali ilmu Islam yang lurus. Amien....

    BalasHapus
  11. Terimakasih bwt Infonya... Syukron Jazakallah.

    BalasHapus
  12. kalau kata guruku kok
    nawaitu ghusla lirof'il hadatsil akbar anjamil badani fardhollillahi ta'ala yya?
    yang bener yang mana?
    kalo cara mandi besar sebelumnya salah karena nggak tahu gimana? apa ibadah kita tidak diterima oleh ALLAH?

    BalasHapus
  13. boleh juga jika lafadnya seperti itu.. kalau cara awal mandi besar salah tidak apa-apa, karena di ma'fuw, asalkan setelah tau cara yang sesuai syariat diperbaiki..

    BalasHapus
  14. ukhti, mohon bantuannya
    apakah melakukan tata cara itu setelah kita habis shampoan maupun sabunan ??
    saya masih tidak mengerti.
    email me : cece_metha@yahoo.com untuk jawabannya.
    terimakasih

    BalasHapus
  15. memakai sabun atau shampoo setelah air diguyur ke seluruh badan..

    BalasHapus
  16. terima kasih.... anda telah memberikan informasi

    BalasHapus
  17. kk cantik
    hee..

    BalasHapus
  18. Banyak versi niat mandi wajib,jika begitu bgaimna hukumnya? Dan apa niat mandi wajib setelah haid dan dlm keadaan junub??

    BalasHapus
  19. Banyak versi niat mandi wajib. Jika demikian bgaimana hukumnya.? Bagaimana niat mandi wajib setelah haid skaligus dlm keadaan junub.? Mohon jawabannya. Trima kasih.

    BalasHapus
  20. Banyak versi niat mandi wajib,jika begitu bgaimna hukumnya? Dan apa niat mandi wajib setelah haid dan dlm keadaan junub??

    BalasHapus
  21. maksudnya masih dalam keadaan junub belum bersuci kemudian haid? mohon pertanyaan diperjelas..

    BalasHapus
  22. Apa hukum nya saat perempuan membaca artikel sek kemudian ia mengeluarkan lendir ? Apakah itu haram ? Apakah perlu mandi wajib ? Terimakasih

    BalasHapus
  23. doa niat nya apa

    BalasHapus
  24. nonton bokep lalu keluar mani apakah harus mandi junub?

    BalasHapus
  25. maaf ko ada menggosokan tangan ke lantai atau tembok? memang ada tuntunannya begitu ya? klo boleh tau referensinya dari mana ya?

    BalasHapus
  26. oo saya ko baru tau ya, tentang menggosokkan telapak tangan ke lantai atau tembok? klo boleh berbagi itu referensinya di ambil dari mana ya?

    BalasHapus
  27. jika kita tak pernah mandi besar apakah semua yg pernh kita lakukan seperti sholat ,, sholt yah sah apa tidak ?

    BalasHapus
  28. kadang luppa gak mandi wajib :(

    BalasHapus
  29. Kalo lupa gak mandi wajib gimana ?

    BalasHapus
  30. Min klo setelah masa nifas langsung haid,,,,niat mandinya pake yg mana???

    BalasHapus
    Balasan
    1. mohon pertanyaan diperjelas ya, karena antara nifas dan haid ada masa-masa suci.. misalkan nifas 40 hari lalu suci satu hari dan besoknya keluar darah maka darahnya adalah darah haid, jadi tidak bisa dijadikan satu bersucinya..

      Hapus
  31. boleh nggak mandi junub pake air anget?

    BalasHapus
  32. Saat haid kita bermesraan sama pasangan sampe keluar mani.itu niat mandinya gimana?

    BalasHapus
    Balasan
    1. mandinya setelah suci dari haid

      Hapus
  33. Assalamualaikum ,, tolong sempatkan menjawab pertanyaan saya ini :) bagi siapa pun yg tau ,, mau tobat niihh hehe malu malu dah ..
    jika seandainya kita melakukan onani di tempat tidur ,, atau tmpat duduk dll ,, pada saat mani keluar , kita menyadari atau tidak ternyata si air mani tsb menempel atau mengenai sprey kasur ,, sedangkan kita slalu tidur di kasur tsb otomatis badan kita atau baju kita terkena mani tsb ,, nah , apa yang harusnya kita lakukan ?? Haruskah mandi wajib lg ,, dan soal mani yang menempel or mengenai sprey dan pakain , di cuci biasa ataukah ada cara mencuci khusus harus ada doanya juga ??
    Mohon di jawab :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. waalaikumsalam.. mani atau sperma adalah suci atau tidak najis, namun terkadang ketika seseorang mengeluarkan mani disertai dengan cairan yang lainya seperti madzi karena kecapean atau sebab-sebab lainnya, maka jika terkena cairan tersebut alangkah lebih baiknya untuk dicuci dan disucikan, tidak ada doa khusus yang penting mencucinya sampai bersih dan suci :) wallahu a'lam bissowab

      Hapus
  34. Syukron, infonya sangat bermanfaat :)

    BalasHapus
  35. Syukron, infonya sangat bermanfaat :)

    BalasHapus
  36. Bila sesudah mandi besar tidak memakai handuk tetapi langsung memakai baju, bagaimana ?
    Mohon penjelasan nya .

    BalasHapus
  37. Mantap..itu sebaga pelajaran tambahan.

    BalasHapus

Silahkan Ajukan Pertanyaan atau Tanggapan Anda, Insya Allah Segera Kami Balas

  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube